Dinamika Buruh

Perjuangan Panjang SP TUKS untuk PKWTT

Istilah “Bangkit melawan atau mati tertindas” memang benar adanya, istilah itu harus terpatri pada buruh – buruh yang mau kesejahteraan terlebih lagi pada buruh tertindas yang belum mendapatkan hak – hak normatifnya.

Perjalanan panjang Serikat Pekerja Transpor Untuk kepentingan Sendiri ( SP TUKS ), empat tahun lebih bejuang untuk menjadikan status hubungan kerja yang jelas pada pekerja Pekerja Waktu Tertentu (PKWT) harian lepas. berbuah kenyataan. Dari keseluruhan harian lepas berjumlah 7 orang telah diangkat menjadi Perkerja Waktu Tidak Tertentu ( PKWTT ), dan dari 12 orang pekerja PKWT kontran 1 tahun sudah diangkat menjadi PKWTT 6 orang/ 01 Des 2016, selebihnya masih tetap dalam proses perjuangan agar segera di angkat.

Kepmenakertrans 100/2004 cukup jelas mengatur tentang PKWT : Dalam hal pekerja/buruh bekerja 21 (dua puluh satu) hari atau lebih selama 3 (tiga) bulan berturut-turut atau lebih maka perjanjian kerja harian lepas berubah menjadi PKWTT. Tetapi pada kenyataan yang sudah merupakan hak pekerja saja harus berjerih lelah mendaptkannya bahkan tidak banyak serikat Pekerja/serikat buruh ( SP/SB) harus memaksa dengan melakukan aksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Back to top button