Perjuangan Kita

KPBI Ajak Bicara Mahasiswa Jogja

 

Bertempat di Asrama Mahasiswa Kalimantan Tengah, Jalan Pangkuningratan Jogjakarta, beberapa organisasi mahasiswa melakukan diskusi bersama Ketua Umum KPBI, Ilhamsyah. Diskusi santai ini dilakukan secara bersahaja dan dalam suasana persahabatan yang hangat.

Agenda diskusi sendiri menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ketua Umum KPBI di Jawa Tengah dan DIY. Setelah sebelumnya menghadiri Harlah ke-6 Federasi Serbuk di Salatiga dan menjadi salah satu pembicara dalam Worker Fest di UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta, kali ini Ketua Umum KPBI, yang biasa dipanggil Bung Boing itu, menyempatkan bertemu organisasi pergerakan mahasiswa Jogjakarta.

Diskusi dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari Cakrawala Mahasiswa Yogyakarta, LMND-DN, Pembebasan, AMP dan LSS. Diskusi dimulai sejak pukul 17.00 dan berakhir pada pukul 19.30. Dalam kesempatan itu peserta menyampaikan pandangan-pandangannya terkait situasi yang berkembang dewasa ini dan kondisi gerakan rakyat.

“Kami ingin bersatu. Tapi seringkali ada perbedaan yang kerap menjadi kendala dan belum bisa dipecahkan”, ujar Randi dari Pembebasan.

Sementara Ali dari Cakrawala Mahasiswa Yogyakarta banyak menyorot tentang perkembangan gerakan rakyat secara global. Wakil dari AMP menjelaskan kondisi terkini tentang Papua.

“Perjuangan Papua adalah bagian dari perjuangan demokrasi.”

Dalam kesempatan ini Ilhamsyah banyak menjelaskan tentang situasi perburuhan dewasa ini, termaksud potensi relokasi pabrik ke Jawa Tengah. Tentu saja persoalan relokasi pabrik ke Jawa Tengah menjadi relevan dibicarakan merujuk Jawa Tengah merupakan tetangga provinsi yang cukup dekat dengan DIY.

Dalam diskusi juga dijelaskan salah satu hasil Rakernas III KPBI baru-baru lalu yang memutuskan untuk mulai menjalin kerjasama dengan organisasi pemuda dan mahasiswa.

“Kami terbuka untuk bekerjasama dengan kawan-kawan mahasiswa”, ujar Boing.

Peserta kemudian menutup diskusi dengan melahirkan kesepakatan untuk melanjutkan pertemuan dan memepertajam poin-poin yang harus diskusikan lebih jauh.

***

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close