Site icon Buruh.co

Gelar Diksar, GSPB: Lahirkan Generasi Buruh yang Progresif

*Gelar Diksar, GSPB: Lahirkan Generasi Buruh yang Progresif*

Pimpinan Pusat Federasi Serikat Buruh Gabungan Solidaritas Perjuangan Buruh (PP F-GSPB) – KPBI, menggelar agenda pendidikan dasar (diksar), yang dilakukan secara berkesinambungan.

Di mana agenda tersebut sengaja digelar oleh F-GSPB, sebagai bentuk pertanggungjawaban federasi, guna menjalankan tugas-tugas yang telah diamanahkan dalam Kongres.

Hal itu pun dikonfirmasi langsung oleh Eko Hendarso, Wakil Ketua Bidang Pendidikan F-GSPB, di mana agenda diksar federasi, akan dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari 9, 23, 30 Juni dan 14, 21 dan 28 Juli 2024.

“Tujuannya adalah menjalankan salah satu dari program yang telah diamanahkan dari Kongres, yang akan dilakukan secara berkesinambungan,” ujar Bung Eko, pada Minggu (9/6/2024), di Sekertariat PP GSPB, Perum Kartika Wanasari, Kel. Wanasari, Kec. Cibitung, Kab. Bekasi, Jawa Barat.

Adapun materi diksar di hari pertama yang dibagikan ialah Sejarah Gerakan Buruh Indonesia, Dasar Ekopol (Klas dan Perjuangan Klas) dan Serikat Buruh. Bung Eko pun berharap, pasca diksar, F-GSPB akan memiliki kader-kader terbaik, yang dapat menjadi ujung tombak perjuangan buruh ke depan.

“Dengan adanya pendidikan ini, mengharapkan kawan-kawan yang nantinya setelah menempuh pendidikan dasar ini bisa membagikan ilmunya kepada kawan-kawan di pabrik, maupun di basisnya masing-masing.”

“Dan harapan besar kami adalah dengan adanya pendidikan dasar ini bisa melahirkan generasi-generasi yang jauh lebih progresif untuk melanjutkan kerja-kerja organisasi, baik di basis maupun di federasi nantinya.”

Sementara itu, salah satu peserta diksar, yakni Nurul Masriawati, dari GSPB PT. Nissin Food Indonesia, mengaku senang dengan adanya agenda tersebut. Sebab selain bisa berkenalan dengan teman-teman seperjuangan, juga dapat menambah ilmu dan pengetahuan baru bagi dirinya.

“Saya senang karena dapat bertemu dengan teman-teman baru, belajar bersama, dapat ilmu baru, menambah wawasan. Di mana kita bisa tahu asal-usul buruh dan bagaimana sejarah perjuangan buruh,” ungkap Nurul.

Adapun agenda diksar pun masih akan dilanjutkan di hari kedua pada Minggu (23/6) esok, dengan materi Hubungan Kerja dan Pengupahan. Hingga di hari ke enam, Minggu (28/7) depan, dengan materi Penyelesaian Perselisihan Melalui PHI dan Kasasi & Pelaksanaan Putusan.

Exit mobile version