Perjuangan Kita

Buruh dan Mahasiswa Jambi Geruduk DPRD Tolak Omnibus Law

Buruh bahkan bersiap sejak 06.00 pagi untuk menempuh 3 jam perjalanan ke tempat aksi

Buruh.co, Jambi – Setidaknya 500 orang melakukan unjuk rasa di Jambi untuk menolak omnibus law RUU Cipta Kerja  atau Cilaka. Massa berasal dari kelompok mahasiswa dan buruh.

Para buruh di antaranya berasal dari Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), dan Serikat Pekerja Demokratis Jambi dari Federasi Serikat Pekerja Pulp dan Kertas Indonesia (FSP2KI-KPBI) sedangkan mahasiswa di antaranya Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Perwakilan FSP2KI-KPBI berkomitmen untuk memperkuat barisan penolakan terhadap RUU Cilaka terseubt. “Hari ini kami hanya bersolidaritas namun kedepan kami akan siapkan semuanya,” tegas Hadi Hendri selaku ketua SPD/FSP2KI Jambi pada Rabu, 11 Maret 2020 di sela-sela aksi.

Ia menambahkan para peserta aksi bersemangat menyerukan penolakan. “Massa sudang mulai berkumpul sejak jam 6 pagi,” tuturnya mengingat perjalanan dari Tanjung Jabung memakan waktu kurang lebih 3 jam menuju kota Jambi.

Pada pukul 10.00 WIB massa aksi sudah berkumpul didepan kantor DPRD Jambi, dan para peserta aksi melalui perwakilannya mulai melakukan orasi. Adapun tuntutan aksi hari ini adalah agar kiranya DPRD Provinsi Jambi menolak terkait draf Omnibus Law yang saat ini sedang dibahas di DPR.

Aksi berjalan damai,massa aksi membubarkan diri pada pukul 13.00. Ini menyusul pertemuan perwakilan aksi dengan ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto. Purwanto berjanji menyuarakan penolakan itu ke DPR RI.

Gelombang penolakan melawan omnibus law RUU Cipta Kerja semakin bergelora di berbagai kota. Beleid ini ditolak karena memiskinkan rakyat dengan memudahkan PHK dan perampasan lahan. Pada Rabu ini saja, aksi berlangsung serentak di Surabaya, Jakarta, dan Jambi. Kamis, buruh, petani, dan mahasiswa akan menggelar aksi penolakan omnibus law di Karawang.

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Close