Dinamika Buruh

Alih-alih Bayar Pesangon, PT Hansae Tawarkan Uang Bantuan

Buruh.co, Jakarta – Perundingan antara PT Hansae Indonesia Utama dengan buruh berakhir buntu. Buruh merasa keberatan karena perusahaan enggan mematuhi UU Ketenagakerjaan untuk membayar pesangon. Alih-alih, perusahaan malah menawarkan uang bantuan sebagai tambahan.

Perundingan yang berlangsung pada Rabu 12 Juni 2019 di KBN Cakung, Jakarta Utara merupakan ujung dari PT Hansae Indonesia Utama yang menutup salah satu pabriknya, Hansae 3. Meskipun PHK berdasarkan permintaan manajemen, perusahaan hanya bersedia menawarkan pesangon sebesar 1 kali ketentuan dihitung dari masa pengangkatan menjadi karyawan tetap.

Sementara, buruh mendesak perusahaan membayar sesuai UU Ketenagakerjaan sebesar 2 kali ketentuan dihitung dari masa kerja. Padahal, banyak buruh yang diangkat menjadi karyawan tetap hanya satu atau dua tahun belakangan meski sudah bekerja 8 atau 9 tahun.

Dalam perundingan, para buruh yang tergabung dalam Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP-KPBI) sudah menawarkan untuk berkompromi. “Kita turunkan menjadi 1,8 dari masa pertama kali bekerja. Kita turun dua kali 1,5 jadi pertama kali bekerja juga tidak mau,” kata Ketua Umum FBLP Jumisih.

Manajemen malah mengusulkan bantuan dana sebagai kompromi karena enggan memenuhi tuntutan buruh. “Kita terus terang merasa dihina, kata-kata bantuan. Terkesan kita minta bantuan. Padahal yang kita tuntut adalah hak kita,” imbuhnya dalam sosialisasi ke anggota setelah perundingan.

Sementara, Sekjen FBLP Dian Septi menegaskan perjuangan buruh PT Hansae Indonesia Utama sudah menggema secara internasional. “Clean Clothe Campaign dan beberapa organisasi sudah email ke Hansae Korea memberikan dukungan ke kita,” terangnya. Clean Clothes Campaign merupakan organisasi gabungan berbagai serikat buruh dan organisasi pembela hak buruh yang memperjuangkan hak-hak buruh di sektor garmen.

PT Hansae Indonesia Utama merupakan produsen dari merek-merek terkenal. Di antaranya adalah H&M dan Pollo Ralph Lauren. Para buruh sudah menggelar mogok lebih 1 bulan karena perusahaan memaksakan skema PHK.

 

 

 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close