Pernyataan WFTU tentang Hari Perempuan Internasional

Simon dan Sunarno dari PP KASBI di Kongres WFTU

Athena, Yunani – 6 Maret 2018 Pernyataan WFTU tentang Hari Perempuan Internasional, 8 Maret 2018. (Diterjemahkan aliansi WTFU di Indonesia, KASBI)

Sejak berdirinya, pada tanggal 3 Oktober 1945 sampai sekarang, WFTU selalu berdiri di sisi perempuan dan pekerja wanita di seluruh dunia. Keluarga serikat pekerja besar WFTU, sejak awal perjalanan panjangnya yang penuh dengan perjuangan dan pengorbanan, termasuk dalam prinsip pendiriannya perjuangan untuk persamaan antara pria dan wanita sebagai bagian integral dari perjuangan antiimperialis dan anti-kapitalis.

Dengan cara ini dan pada kesempatan Hari Perempuan Internasional ini, 161 tahun setelah pemberontakan wanita 8 Maret di New York, WFTU terus menghormati tanggal simbolis ini untuk mengenang semua militan perempuan yang memperjuangkan dunia kesetaraan sosial dan gender, sebuah dunia tanpa eksploitasi, perang terhadap imperialis dan kemiskinan.

Tahun ini, WFTU memilih untuk memberikan penghormatan kepada setiap wanita dalam perjuangan di setiap penjuru dunia, dengan merayakan Kongres Pekerja Perempuan Dunia di Panama City, Panama, pada 8,9 dan 10 Maret.

Kongres ini membuktikan bahwa tuntutan yang pernah ditulis di spanduk dan komunikasi WFTU yang pertama untuk kesetaraan perempuan, untuk upah yang sama untuk pekerjaan yang setara, untuk kehamilan dan persalinan, karena menghormati kepribadian perempuan masih merupakan kebutuhan zaman kita.

Pada saat yang sama, WFTU dan serikat pekerja terafiliasinya adalah yang pertama yang menunjuk kader wanita ke posisi penting dalam kehidupan dan aktivitas Serikat Pekerja, dengan peran substansial dan bukan dekoratif. WFTU adalah orang pertama yang meminta wanita dan pria untuk menghadapi perjuangan kelas bersama melawan eksploitasi kapitalis dan agresi monopoli dan kartel.

Kami bangga dengan sejarah kami dan kami melanjutkan warisan ini. Slogan Kongres Kerja Dunia Sedunia jelas: “Kami memperjuangkan kesetaraan hak di tempat kerja, di masyarakat dan dalam kehidupan”, terutama di saat pasukan kapitalis menyerang hak-hak perempuan dan mencoba mengubah lagi pekerja menjadi budak modern dari abad ke-21. Itulah sebabnya mengapa WFTU menggarisbawahi bahwa satu-satunya jalan keluar adalah perjuangan bersama untuk sebuah masyarakat baru, untuk emansipasi perempuan dari perbudakan kapitalis!

Juga hari ini, di bawah kondisi krisis kapitalis yang akut, kami meminta setiap wanita pekerja untuk bergabung dengan barisan WFTU, untuk berdiri melawan kebrutalan kapitalis di sisi gerakan serikat pekerja yang berorientasi pada kelas.

Selanjutnya, kami menegaskan kembali solidaritas kami dengan setiap wanita yang dianiaya karena aktivitas militannya. Kami berjuang untuk pembebasan anak muda Palestina Ahed Tamimi, untuk rekan wanita kami yang menderita tindakan teroris anti serikat buruh kelompok fasis di Kolombia, untuk para pekerja pedesaan perempuan di India, untuk setiap militan yang berani berdiri dan berperang melawan imperialisme di setiap penjuru dunia. Dengan cara ini, kami meminta semua afiliasi dan teman nasional WFTU untuk menghormati tanggal istimewa ini dan kami memberi hormat setiap wanita pekerja yang terus berjuang untuk hidupnya dan hak kontemporernya.

Long live the International Women’s Day!

Sekretariat

http://www.wftucentral.org/wftu-statement-on-the-international-womens-day-march-8th-2018/