Perkuat Militansi, Buruh Pelabuhan Gelar Pendidikan Ideologi dan Konsolidasi

pendidikan ideologi fppi dan kpbi

Ditulis oleh Uyan

Buruh.co, Jakarta – Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia (FPPI) bekerjasama dengan Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia (KPBI) menggelar pelatihan ideologi dan konsolidasi nasional 2018. Pelatihan dilakukan dalam rangka penguatan ideologi perjuangan buruh pelabuhan sekaligus merumuskan program bersama di tahun politik 2018-2019.

Menurut Ketua Umum KPBI Ilhamsyah, pelatihan dan konsolidasi rutin dibutuhkan bagi FPPI dan KPBI sebagai simbol kekuatan buruh pelabuhan yang kuat di Indonesia. “Serikat Buruh yang paling militan dan kuat salah satunya ada di sektor pelabuhan. Pelatihan ini sekaligus ajang konsolidasi nasional,” kata Ilhamsyah pada Kamis, 8 Maret 2018 di sela-sela pelatihan.

Terlebih, saat ini banyak terjadi permasalahan buruh outsourcing di BUMN Pelindo II, Tanjung Priok, Jakarta Utara. “Contoh paling anyar, PHK massal 400 pekerja outsourcing JICT dengan dalih pergantian vendor. Modus ini serupa dengan tragedi yang menimpa kawan-kawan awak tangki Pertamina,” ujarnya.

Untuk itu Ilhamsyah berharap dari pelatihan ini akan lahir gerakan buruh pelabuhan yang jauh lebih besar, militan, progresif dan revolusioner.

Sementara itu, Ketua Umum FPPI Nova S Hakim, menegaskan bahwa tugas utamanya adalah mewujudkan keadilan bagi seluruh pekerja pelabuhan di Indonesia. “Selain permasalahan outsourcing di tubuh BUMN Pelabuhan, saat ini kita juga fokus dalam gerakan penyelamatan aset bangsa yakni nasionalisasi JICT,” tuturnya.

Dia menambahkan, dalam hal pengelolaan cabang produksi yang menyangkut hajat hidup rakyat, terutama fungsinya sebagai gerbang ekonomi nasional, sudah sangat pantas JICT dikelola penuh oleh negara. “Kita kembalikan ini kepada amanat konstitusi. Bukan malah diperpanjang kontraknya dengan menabrak aturan hukum di Indonesia. Pelabuhan TPS di Surabaya berhasil dinasionalisasi. Jadi jelas presedennya,” ujar Nova.

Pelatihan rutin yang akan dilaksanakan selama bulan Maret 2018 bertempat di Sekretariat Federasu Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI), lorong 20 Tanjung Priok Jakarta Utara. Kegiatan ini ditargetkan akan melibatkan 100-150 anggota Serikat Pekerja FPPI dan KPBI