Pekerja Perbankan Minta PPATK Pantau Rekening Kampanye

Pelatihan Advokasi Serikat Pekerja Perbankan gelombang 2

Jaringan Komunikasi Serikat Pekerja Perbankan (JARKOM SP Perbankan) sebagai organisasi pekerja Non federasi yang berada di sektor jasa keuangan perbankan yang saat ini beranggotakan 20 (dua puluh) Serikat Pekerja Perbankan dalam melindungi pekerja perbankan Indonesia juga senantiasa memberikan perhatian khusus untuk kesehatan perbankan dan perekonomian nasional dalam mendukung perwujudan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Tahun 2018 – 2019 adalah Tahun Politik, dan tanggal 27 Juni 2018, Indonesia akan mengadakan Pilkada serentak di 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten dengan jumlah kandidat 55 gubernur, 122 walikota dan 335 bupati. Lalu di tahun 2019, Indonesia akan menggelar pemilihan presiden.

Sebagai garda terdepan dalam mengidentifikasi transaksi keuangan mencurigakan, Pekerja perbankan mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam mendukung terwujudnya Pilkada melalui pemilu yang bersih, transparan, dan berintegritas. JARKOM SP Perbankan menghimbau kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan pemantauan khusus untuk Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK), pemantauan rekening pasangan calon, pemantauan rekening partai politik pengusung, serta pemantauan rekening pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu.

Seperti yang diusung pada Mayday 2018, JARKOM SP Perbankan tidak memiliki keberpihakan kepada partai atau kekuatan elit tertentu, sebuah konsolidasi besar gerakan rakyat sudah dibangun dengan melibatkan seluas-luasnya kelompok masyarakat, yaitu kaum tani, masyarakat adat, nelayan, kaum buruh, kaum muda, perempuan, para pejuang lingkungan, pejuang HAM, kelompok-kelompok minoritas yang terus berkomitmen tidak terseret arus kekuatan politik manapun di tahun politik ini.

Masa kampanye Pilkada sudah dimulai sejak 15 Februari 2018 dan akan berlangsung hingga 26 Juni 2018. Oleh karena itu, JARKOM SP Perbankan mendukung dan membantu PPATK dan meminta peran aktif seluruh elemen perbankan nasional untuk ikut mencegah potensi terjadinya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) pada pelaksanaan Pilkada serentak ini,

Mari kita bersama-sama terus meningkatkan penerapan program Anti Pencucian Uang, untuk tahun politik yang sehat, dunia perbankan yang sehat, Pekerja perbankan dan seluruh rakyat Indonesia yang sejahtera.

Bersatu Kita Kuat, Bersama Kita Hebat!

Siaran Pers, Jarkom Perbankan, Jakarta, 4 Juni 2018