Mogok Ini adalah Pilihan Terakhir! (Seruan Federasi SERBUK Dukung Mogok Kerja AMT-Pertamina)

 

Sekjen Federasi SERBUK Indonesia, Subono, berorasi di aksi AMT di depan Istana Presiden pada 10 November 2016

Buruh.co, Jakarta – Federasi Serikat Buruh Kerakyatan (SERBUK) Indonesia menyerukan pada anggota dan jejaringnya untuk mendukung pemogokan Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina Patra Niaga. Federasi SERBUK Indonesia berharap anggota dan jejaringnya terlibat aktif dalam mendukung dengan berbagai cara. Seruan ini merupakan dukungan terhadap seruan induk organisasi Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI).

Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina akan menggelar Mogok Nasional yang akan dimulai pada tanggal 19 Juni tepat pukul 00.00 wib. Pemogokan, dipastikan akan melumpuhkan distribusi BBM untuk wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera dan Sulawesi. Pemogokan ini, akan menjadi pukulan telak bagi pemerintah dalam posisi sedang mempersiapkan hajatan tahunan berupa mudik Lebaran 2017.

Nuratmo, Ketua AMT Pertamina, yang merupakan anggota Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI) menegaskan, pemogokan ini sama sekali bukan dimaksudkan untuk menyabotase arus mudik dan menyengsarakan masyarakat yang bergerak pulang kampung menemui sanak keluarga. “Kami Mogok, sebab tidak ada pilihan lain lagi,” demikian dia menjelaskan dengan suara yang tak sedikitpun bergetar. Tenang dan yakin. Baginya, dan kawan-kawan lain sebenarnya berharap ada pilihan lain selain mogok, tetapi PT. Patra Niaga, menutup pintu itu.

Setelah bertahun-tahun bekerja tanpa jaminan kesehatan yang memadai, bekerja lebih dari 12 jam tapi upah lembur tidak dibayarkan, bila mengalami kecelakaan kerja harus menanggung sendiri biaya pengobatannya, bertahun-tahun hanya menjadi buruh kontrak tanpa kepastian dan jaminan kerja dan berbagai pelanggaran lainnya. Guncangan kemudian datang ketika pihak perusahaan justru malah memecat sekitar 300 orang awak mobil hanya melalui pesan singkat SMS, tanpa alasan dan penjelasan apapun. Dapat dibayangkan, apa yang terjadi bagi keluarga mereka di bulan puasa dan menjelang lebaran yang penuh dengan tuntutan kebutuhan ? Maka, Pemogokan menjadi pilihan terakhir, sebab ini adalah pertarungan hidup mati bagi para awak mobil tangki Pertamina.

Maka, sebagai bentuk penggalangan dukungan, Federasi SERBUK Indonesia meluaskan seruan Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) sebagai induk organisasi sebagai berikut :
1. Permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila pemogokan ini berdampak bagi kelancaran atus mudik. Berikansaran, himbauan, desakan dan tekanan kepada Pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini. Semoga, permasalahan selesai tanpa kami harus melakukan mogok kerja.
2. Kepada Seluruh Serikat Buruh anggota KPBI, agar Memahami dan menjalankan instruksi dan arahan Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (DEN KPBI) berkaitan dengan pemogokan tersebut. Pemogokan, akan dikomando langsung oleh DEN KPBI. Terlibat akti dalam penyebaran informasi dan propaganda pemogokan ini dan ikut serta dalam konsolidasi di lapangan.
3. Kepada kawan-kawan serikat buruh, gerakan rakyat, serikat tani, mahasiswa dan semua elemen masyarakat dukunglah perjuangan ini dengan berbagai upaya.
4. Kepada Serikat Buruh dan Jaringan Internasional, dukunglah pemogokan ini dengan kampanye seluas-luasnya.

SUBONO, SEKRETARIS JENDERAL
KOMITE EKSEKUTIF FEDERASI SERIKAT BURUH KERAKYATAN INDONESIA