Mogok Buruh AMT Pertamina Dapat Dukungan Internasional

Buruh.co, Jakarta – Pemogokan Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina mendapat dukungan dari luar negeri. Serikat Buruh Maritim Australia (Maritime Union of Australia) dan Serikat Buruh Jasa Australia (Australia Service Union) menyampaikan dukungan pada mogok buruh Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina. Perwakilan keduanya datang pada posko perjuangan AMT Padalarang, Jawa Barat untuk menyampaikan solidaritas tersebut.

Perwakilan Serikat Buruh jasa Australia, Jeff Rickett mengatakan organisasinya akan senantiasa mendukung perjuangan AMT. “Kami ingin menyampaikan pesan solidaritas pada Anda, buruh, semua keluarga Anda, kami bersama Anda,” ujarnya pada Rabu, 21 Juni 2017.

Rickett mengatakan ia akan mengkampanyekan permasalahan AMT ke Australia. “Kami akan menyebarkan berita perjuangan Anda pada kawan-kawan di Australia,” jelasnya.

Selain itu, Serikat Buruh Maritim Australia berjanji untuk menggalang dukungan pemogokan dari Australia. “Kawan-kawan adalah rekan seperjuangan kami. Kami akan membangun dukung untuk kawan-kawan setibanya di Australia dan kami akan terus berjuang hingga kawan-kawan menang,” janji Bob Carnegie pada kesempatan yang sama.

Sebanyak ribuan AMT di berbagai depot pertamina mulai melakukan mogok kerja pada 19-26 Juni 2017. Pemogokan yang berlangsung tepat pada arus mudik ini bertujuan untuk mendesak Pertamina Patra Niaga dan Elnusa membatalkan PHK pada 414 buruh. Sebagian besar yang di-PHK adalah yang berserikat. Selain itu, pemogokan mendesak kedua anak perusahaan Pertamina itu taat hukum dengan menghapus outsourcing dan mengangkat mereka menjadi karyawan tetap.