Ini Cerita Kebakaran Truk Pertamina di TOL Jagorwai Versi Buruh

Buruh.co, Jakarta – Kecelakaan kerja kembali terjadi pada buruh transportasi PT.Pertamina Patra Niaga. Truk tangki B 9195 SEH terbakar di km 11 Tol Jagorawi arah Bogor, Jawa Barat pada Minggu 26 Februari 2017. Untungya, dua awak mobil tangki anggota Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia itu selamat.

Kejadian bermula ketika mobil tangki keluar dari Depo Plumpang pada 2.46 pagi. Di tengah jalan, Rosidin (supir) dan Irfan (kenet) merasa rem mobil bermasalah. “Karena rem macet, kru AMT meminggirkan mobil di bahu jalan. Karena ada api, mereka coba memadamkan,” kata Ketua FBTPI-Patra Niaga, Nuratmo.

Kedua kru lantas mencoba memadamkan api. “Mereka mencoba memadamkan pakai APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Tapi informasinya, APAR tidak bisa dipakai/rusak,” imbuh Nuratmo. Beruntung, kedua awak mobil berhasil selamat. Api lantas merambat dan membakar mobil tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui penyebab pasti asal usul api. Tim HSSE Pertamina masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.

PT.Pertamina Patra Niaga sebelumnya memiliki rekam jejak kecelakaan kerja mematikan. Pada 2015 dan 2016, empat buruh tewas terpanggang akibat mobil mereka mengalami kecelakaan. “Mobil jatuh ke jurang di daerah Bogor, crewnya tewas,” kata Nuratmo pada September lalu.

Dua buruh Pertamina Patra Niaga tewas terpanggang pada Desember, 2015 di Cigudeg, Bogor, Jawa Barat. Mobil mereka terjun ke jurang karena dipaksa mengemudi dalam kondisi kelelahan. Sebanyak dua rekan lainnya juga tewas ketika mobil terjun ke jurang di Bogor pada Februari 2016 karena penyebab yang sama.

Pada November 2016, sekitar 1000 buruh FBTPI-KPBI di Pertamina Patra Niaga melaksanakan mogok kerja. Para buruh yang melayani SPBU di Jakarta dan sekitarnya itu memprotes kondisi kerja yang buruk. Di antaranya adalah jam kerja berkepanjangan tanpa uang lembur dan persoalan kondisi Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang mengancam nyawa.

(GDR)