Hari Kedua Mogok AMT Banywangi: Diskusi Menjadi Agenda Mogok Kerja AMT Depot Surabaya

Intimidasi AMT oleh Kepolisian Banyuwangi

Buruh.co, Surabaya – Mogok kerja Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina memasuki hari kedua. Kegiatan aksi mogok kerja hari kedua ini berbeda dengan aksi mogok yang dilakukan pada hari pertama. Aksi mogok hari kedua ini diisi dengan kegiatan yang lebih santai namun tetap sesuai dengan substansi aksi mogok yakni memenangkan tuntutan.

Pada hari kedua ini massa aksi yang mengikuti aksi mogok AMT depot Surabaya sebanyak 78. Kegiatan hari kedua ini dimulai dengan senam pagi pada pukul 09.00 WIB,
“Aksi mogok hari kedua ini kita isi dengan santai tapi tetap memperjuangkan tuntutan kita, ada senam pagi agar kita tetap sehat dalam melakukan aksi mogok, dan nanti ada diskusi agar kita bisa semakin tahu dan mendapatkan ilmu-ilmu baru lagi tentang kondisi buruh saat ini agar kita bisa tetap konsisten dalam perjuangan menuntut hak – hak kita yang sampai saat ini belum terpenuhi”. Ungkap Humas Aksi Mogok AMT depot Surabaya.

Dalam senam pagi yang dilakukan oleh massa aksi mogok berjalan dengan lancar disertai canda dan tawa agar semuanya tetap semangat dalam menjalankan perjuangan menuntut hak-hak mereka yang masih belum terpenuhi.

Pada pukul 10.00 WIB kegiatan dilanjutkan dengan diskusi, yang dimulai dengan pembacaan Nota Pemeriksaan dari Suku Dinas Ketenagakerjaan (SUDINAKER) Jakarta Utara. Diskusi dipimpin oleh Havid, diskusi ini dimaksudkan untuk memberikan semangat dan mempererat persatuan buruh agar senantiasa terus berjuang sampai tuntutannya terpenuhi.

“Sudah bertahun-tahun buruh ditindas dan haknya belum terpenuhi, mulai dari Indonesia belum merdeka sampai saat ini. dulu pada orde baru buruh berserikat dilarang namun secara bertahap perjuangan buruh pun terpenuhi dan akhirnya bisa berserikat, dulu upah buruh sangat sedikit tapi secara bertahap pula upah buruh relatif meningkat sekalipun belum mampu memenuhi kebutuhan buruh sepenuhnya. artinya perubahan sedikit demi sedikit terus terjadi yang dikarenakan kesolidan buruh yang kuat untuk melakukan perjuangan, maka dari itu kita harus bersatu dan harus kompak untuk melakukan perlawanan terhadap segala hal yang menindas kita”. ujar Havid waktu memimpin pendiskusian.

Dalam diskusi ini dilakukan dengan sangat antusias oleh massa aksi, massa aksi pun fokus dengan apa yang disampaikan pada waktu pendiskusian dan juga yel-yel pun tetap berkumandang disela-sela diskusi. Pendiskusian dalam agenda mogok kerja AMT ini berakhir pada 12.06 WIB dan dilanjutkan dengan istirahat dan sholat.

Aksi mogok kerja AMT secara nasional yang ada di 11 depot akan terus dilakukan sampai tuntutan terpenuhi, dan perkembangan terakhir dari depot plumpang Jakarta bahwa besok semua pihak akan dipanggil oleh menteri tenaga kerja untuk upaya penyelesaian.