H-2 May Day, Ini Kata Pimpinan Buruh Ketika Dipanggil Polda Metro Jaya

Ketua Umum KASBI Nining Elitos Sampaikan May Day adalah Perlawanan, bukan Fun Day di Polda Metro Jaya

Buruh.co, Jakarta – Mendekati hari buruh internasional atau may day, Kepolisian Daerah Metro Jaya memanggil pucuk pimpinan serikat buruh. Di Polda Metro Jaya, polisi menghimbau agar May Day berjalan dengan tertib dan aman.

Sejumlah perwakilan serikat buruh yang hadir dalam pertemuan pada Minggu 29 April 2018 itu di antaranya adalah Ketua Umum KASBI Nining Elitos, Sekjen KPBI Damar Panca, Presiden KSPI Said Iqbal, dan Presiden KSPSI Andi Gani.

Dalam kesempatan itu, tiga perwakilan serikat buruh juga menyampaikan pandangan mereka. Presiden KSPSI Andi Gani menyebutkan ia menjamin aksi buruh KSPSI akan aman terkendali. Ia menyebutkan KSPSI dan KSPI bahkan masih bisa menggelar May Day bersama meski keduanya berbeda dalam mendukung calon presiden. “Kita sudah sama-sama dewasa dalam berpolitik,” ujarnya.

Sementara, Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan kepolisian tidak perlu khawatir dengan aksi May Day. Menurutnya, adalah hal lumrah may day diperingati dengan aksi unjuk rasa, bahkan di Amerika Serikat yang disebut-sebut sebagai negara paling kapitalis. Ia berharap polisi tidak perlu berlebihan dan menghalang-halangi aksi buruh.

Sementara, Ketua Umum KASBI Nining Elitos menyampaikan May Day tahin ini tetaplah May Day perlawanan, bukan May Day is Fun Day. Pemerintah tengah menggaungkan kampanye May Day is Fun Day untuk menggembosi anggota serikat pekerja agar tidak turun aksi melainkan mengikuti berbagai perlombaan, mulai main catur hingga memancing. Menurut Nining Elitos, buruh akan tetap turun ke jalan untuk menyuarakan hak-haknya karena buruh belum sejahtera.

 

KASBI bersama KPBI dan sejumlah organ buruh, gerakan rakyat, LSM, Mahasiswa, dan petani akan menggelar aksi unjuk rasa May Day dalam wadah Gerakan Buruh untuk Rakyat. Diperkirakan sekitar 30 ribu massa akan melakukan aksi unjuk rasa mulai bundaran Hotel Indonesia hingga Istana Presiden. GEBRAK menyerukan agar rakyat membangun kekuatan politik alternatif menuju Indonesia berkeadilan. 

(Reporter Michael)