Ditelantarkan, Buruh Security PT.Hongfa Gelar Protes

Ditulis oleh M Fatkuroji

Sistem alih daya atau outsourcing terbukti terus memakan korban para buruhnya. Kali ini, sebanyak 18 buruh security atau pekerja keamanan di PT.Hongfa terlantar. Ini menyusul pemutusan kontrak perusahaan penyedia jasa keamanan itu oleh PT.GH EMM Indonesia di PLTU Gunung Raja, Sumatera Selatan. PLTU di kabupaten Muara Enim itu memasok listrik ke tiga kota besar Sumatera; Padang, Bengkulu, dan Lampung.

Pemutusan Hubungan Kerja selalu berdampak terhadap Pekerja dan keluarga, apalagi jaminan kelangsungan kerja dari perusahaan pemberi kerja di abaikan. Alhasil, buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Buruh Kerakyatan (SERBUK) itu menutup Kantor Administrasi PT GH EMM Indonesia mulai mulai Senin 8 Januari 2017 hingga berita ini diturunkan. “Ini adalah aksi lanjutan 8 januari dengan tuntutan masalah kelebihan jam kerja yang tidak dibayarkan dan keberlangsungan kerja yang tidak diberikan,” kata Sekretaris Serikat Security PT.GHEMMI, Fepriyanto pada Selasa, 9 Januari 2017 di lokasi aksi.

Aksi ini adalah bentuk protes terhadap PT GHEMMI untuk segera mempekerjakan 18 orang security tersebut. Ini karena jenis pekerjaan menjaga keamanan bersifat berkelanjutan.

Aksi ini juga mendapat dukungan dari Serikat Pekerja di bawah naungan FSerbuk Sumsel antara lain SP. TOPKEY, SP. Security, SP LMA dan SP SKY WAY, dukungan ini merupakan bentuk solidaritas karena hal yang sama akan dialami oleh pekerja lainnya, bahwa tidak ada jaminan kelangsungan kerja terhadap pekerja Kontraktor. “Masalah pesangon yang tidak mau dibayarkan. Hak bagi kami tidak ada istilah tawar menawar,” imbuh Fepriyanto.

Serikat Pekerja Security PT GHEMMI juga melakukan hal yang sama di karenakan tidak adanya jaminan kelangsungan kerja dari PT GHEMMI sedangkan kontrak kerja antara PT GHEMMI dengan Perusahaan Jasa Pengamanan akan berakhir, aksi ini tidak akan di hentikan sebelum mendapatkan jaminan kelangsungan bekerja dari PT GHEMMI kepada seluruh pekerja kontraktor yang ada di bawah naungan PT GHEMMI.