Buruh Mogok, Operasional PLTU Gunung Raja Terhenti

Mogok di PLTU Gunung Raja

Buruh.co, Muara Enim – Setelah polisi mengancam membubarkan massa aksi yang bertahan di Dump Station PLTU Gunung Raja, massa aksi dari SERBUK Sumatera Selatan bertahan di lokasi. Penambahan massa aksi pada akhirnya membuat polisi mengurungkan niatnya untuk membubarkan aksi.

Hingga pukul 1 dini hari, kawan-kawan memindahkan tenda tepat di depan dump station dan memarkir seratusan motor di tempat tersebut.

Menurut Muhammad Farid, Sekretatis Komite Wilayah SERBUK Sumatera Selatan aksi tetap dilanjutkan, apapun resikonya. Kami berhasil meyakinkan pihak kepolisian dari Polres Rambang Dangku dan Sekretaris Camat Rambang Dangku bahwa kami tidak akan merusak aset perusahaan. “Perusahaan ini tempat lami bekerja, kami akan menjaganya,” jals Farid pada pukul 02.30 di lokasi aksi.

Budi Yansah, salah satu pimpinan aksi menjelaskan bahwa pihak kepolisian dan pemerintah setempat berkesimpulan sama, perusahaan memang susah diajak berkompromi. “Kepala Desa, Pihak Kecamatan, dan Polres memiliki pandangan yang sama dengan kami, perusahaan memang keras kepala,” tegas Budi Yansah.

Hari ini aksi terus berlanjut. Stock batu bara untuk operasional PLTU sudah semakin menipis. Habisnya stock batu bara, dipastikan akan membuat operasional PLTU terganggu sehingga akan menyebabkan pasokan listrik untik Bengkulu, Lampung, dan Padang terkendala.